#JumblingJuly2017, Nostalgia

Flashcard Tips Merawat Hamster

Flashcard-Tips-Merawat-HamsterFlashcard biasanya sebutan untuk kumpulan kertas kecil/kartu yang dikumpulkan menjadi satu dan diberi pengait (atau sesuatu untuk menyatukan) di ujungnya. Benda ini sering dipakai sebagai benda untuk menghafal kata. Ukurannya juga kecil, jadi cukup praktis untuk dibawa-bawa.

Tapi, awal mula aku membuat flashcard sendiri, aku nggak tahu bahwa benda itu namanya flashcard. Saat itu aku cuma berpikir untuk membuat sebuah catatan kecil mengenai tips merawat hamster, dan itu kubuat waktu masih SD.

Waktu masih kelas 5 atau 6 SD (aku lupa tepatnya kapan), aku memelihara hamster. Banyak hamster. Binatang mungil saudara jauhnya tikus dan curut itu menjadi salah satu binatang yang dibolehkan oleh orang tuaku untuk kupelihara karena Ibuku nggak suka memelihara kucing—geli katanya. Namanya juga saudaranya tikus, jadinya urusan berkembang biak itu mudah banget bagi si hamster. Baru lewat beberapa bulan, hamsterku semakin bertambah, bertambah, dan akhirnya menyentuh angka 40 ekor lebih. Terganggu dengan bau pesingnya, aku disuruh Ibu menjual sebagian hamster—katanya biar aku sekalian belajar jualan di pasar juga. Aku pun mengajak teman seperhamsteran (?), sahabat waktu SD. Ia juga memelihara hamster, dan kami merencanakan sesuatu untuk menjual hamster-hamster itu, yaitu membuat benda seperti flashcard yang isinya tips-tips merawat hamster.

Hal ini muncul dari aku yang memikirkan—oh oke, ternyata aku sudah kebanyakan mikir sejak kecil—bahwa nggak semua orang bisa dan tahu bagaimana cara memelihara dan merawat hamster. Aku dan temanku pun mulai mendesain per halamannya menggunakan Microsoft Word (kami belum mengenal Photoshop kala itu). Aku menyumbang lebih banyak di urusan mendesain, sedangkan temanku menyumbang hiasan-hiasan di flashcard-nya sekaligus sarana cetak berwarnanya. Pada saat itu mah kami cuma berpikir yang “penting jadi”, nggak kepikiran tuh harga tinta berwarna itu mahal. :”) Apalagi flashcard itu kami berikan sebagai bonus untuk sepasang hamster—kalau yang beli seekor cuma dikasih selembar A5 berbentuk landscape yang isinya kurang lebih sama dengan isi di flashcard, cuma lebih minimalis aja desainnya.

Ketika kegiatan jual beli itu selesai, flashcard itu ternyata masih tersisa—karena yang beli sepasang nggak terlalu banyak. Oh, dan jualan hari itu lumayan sukses—untuk ukuran anak-anak yang baru pertama kali jualan walaupun cuma di pasar komplek perumahan. Ada sisa beberapa flashcard, satu kusimpan sendiri, sisanya kuberikan ke teman yang kuanggap layak diberi (?).

Dan beruntung, ternyata aku masih menyimpan flashcard itu. Sebenarnya aku nggak nyangka benda ini masih ada sih, bahkan aku baru menemukannya tadi pagi waktu lagi mencari benda yang berkesan untuk ditulis di sini, hahaha. :”)

Yang di atas ini tampak depan dan belakang, sudah kelihatan buluknya kan…. Wajar atuh, dibuatnya 9 tahun yang lalu. :”)

Kemudian, yang di bawah ini isinya. Dibaca dari kiri ke kanan dari baris atas ke baris bawah yaa.

Mungkin flashcard ini semacam memory recaller tentang masa SDku dulu, waktu pertama kali jualan di pasar komplek. xD

.

.

rufindhi

Depok, 5 Juli 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s