#JumblingJuly2017

Konservasi Mimpi

20181006_215343_00011683039240.png

Harapan. Sepertinya telinga kita lebih akrab dengan kata “mimpi”—padanan kata lain yang mengandung makna serupa. Bukan mimpi yang bunga tidur, ya, hehe. Semua orang pasti bisa dan pernah bermimpi. 

Aku senang bermimpi. Bagiku, menciptakan mimpi sama seperti sarana pengembangan diri karena yang namanya mimpi atau harapan itu sering kali nggak terlihat realistis bagi kita di hari ini. Namun, ada kemungkinan bahwa mimpi atau harapan itu akan menjadi realita bagi kita di hari esok.
Berbicara mimpi, aku punya sebuah kebiasaan. Sebenarnya aku pernah menuliskan ini di tulisan sebelumnya, tapi rasanya ingin kubahas lagi karena yang sebelumnya sudah tenggelam jauh sekali (hiperbola). Dan kebiasaan yang kumaksud adalah … aku senang menulis mimpi.

Ya, menulis secara harfiah. Di atas selembar kertas. Continue reading “Konservasi Mimpi”

Advertisements
#JumblingJuly2017, Curhat, Kuliah, Nostalgia, Opini

Dukamu Bukan Dukaku

20181006_215650_0001-360944824.png

Bagi mahasiswa yang kuliahnya merantau ke luar kota atau pulau, banyak yang memutuskan untuk tinggal di kos. Aku termasuk yang pernah (terpaksa) kos selama setahun. Tepatnya tahun 2015-2016 karena aku tinggal di Depok dan kampusku di Jatinangor (Sumedang). Bolak-balik naik angkot + bus saja bisa tiga jam, itu kalau nggak macet. Kalau macet ya … bisa dua sampai tiga kali lipatnya. Untuk alasan yang sangat masuk akal itu, aku nggak mungkin kuliah pulang-pergi dan memutuskan untuk mengekos.

Ada sebagian mahasiswa baru yang sepertinya sangat mengimpikan kehidupan kuliah rasa mengekos, bahkan rasanya nggak sedikit yang rumahnya di kota sebelah tapi ia mengekos di dekat kampus. Alasannya ada dua: Nggak sanggup menerjang kemacetan (biasanya dia sudah pengalaman pulang-pergi naik kendaraan sendiri/umum tapi akhirnya lelah juga) atau pingin saja.

Iya, pingin. Banyak yang ingin merasakan kebebasan mengekos karena jauh dari orang tua. Continue reading “Dukamu Bukan Dukaku”