#JumblingJuly2017, Cerita Selingan

Singkatan dari SD

Tadi siang mampir ke SD untuk menjemput adik sepupu yang kelas 1 SD bersama ibunya―tanteku. Karena harus menunggu sebentar, si Tante membeli mainan untuk anaknya yang paling kecil di Abang-abang mainan depan sekolah.

Tante N: Kok aku jadi pingin beli mainan juga.

Aku: Ih, nggak inget umur….

Tante N: Lhoo, aku kan masih SD.

Aku: Iya iya, SD … Sudah Dewasa.

Advertisements
#JumblingJuly2017

Ruang Tamu

20181006_215155_00011153915803.png

Hari ini #JumblingJuly2017 ganti prompt lagi. Prompt Ruang Tamu akan menemani kita untuk tiga hari ke depan!

Lagi-lagi aku selalu excited dan sedih ketika berganti prompt. Kalau prompt berganti, berarti tiga hari yang lain sudah terlewati, semakin mendekati ujung Juli. Rasanya sedih karena … itu artinya liburanku juga mau berakhir. :”) Yah, sudahlah. Waktu memang harus terus bergerak, kan?

Oke, aku melantur lagi. Hmm … ruang tamu, ya.

Hal-hal yang langsung kupikirkan ketika mendengar kata ruang tamu adalah sofa, meja pendek, dan vas bunga. Mengikuti anggapan masyarakat umum, ruang tamu difungsikan sebagai ruangan untuk menjamu tamu. Jadi, memang bukan tanpa alasan ruangan ini disebut ruang tamu

Ruang tamu milikku juga berfungsi demikian. Menurutku, fungsi “menjamu tamu” itu seperti fungsi basa-basi (?) karena tamu rumahku lebih sering keluarga sendiri, jadi ya ujung-ujungnya berkumpul di ruang tengah (agak masuk ke dalam sedikit). Keluarga kami juga mengfungsikan ruang tamu untuk hal lain, seperti mengobrol, mencemili kue kering (biasanya banyak kue setelah lebaran), mengetik (hobiku belakangan ini), atau … mencari sinyal.

Mungkin hal-hal itu yang akan kubahas tiga hari ke depan. Semoga saja nggak ada hari yang terlewat. =))

.

.

rufindhi

Banjarbaru, 19 Juli 2017