#AksaraAgustus2017 · Menulis

Writer Block = Mitos!

canang /ca·nang/ n gong kecil (untuk memberi alamat, menguar-uarkan pengumuman, dan sebagainya); — besar; gong;
mencanangkan /men·ca·nang·kan/ v 1 menguar-uarkan; mempermaklumkan kepada umum (dengan memukul canang); 2 ki mempropagandakan; menggembar-gemborkan;

“Btw aku mau nulis lagi tapi tentang apa ya….” Aku mengetikkan sebuah pesan kepada partner menulisku melalui online chatting. Bahasa kerennya, aku mendadak terkena writer block.

“Aku belum nulis :(” Ia membalas cepat. Padahal ia sudah menulis tiga siang tadi―yang beberapa menit kemudian diakui sebagai utang menulis untuk dua hari yang bolong. Dijawab begitu, pada akhirnya, aku tetap nggak mendapat ide untuk menulis juga ide untuk mencari kosakata baru dari sebuah tema tulisan.

Lalu aku memutuskan untuk menjadikan chat itu sebagai bagian pembuka tulisan ini, sambil aku memikirkan topik utama yang akan kubawa melalui tulisan ini. 

Bulan ini aku kembali menggalakkan Satu Hari Satu Tulisan kepada diriku sendiri. Beruntung, aku memiliki partner menulis sejati yang sering memiliki ide brilian sehingga kami berdua pun mencanangkan #AksaraAgustus2017.

Ngomong-ngomong, aku menyebutnya “partner menulis sejati” bukannya omong kosong. Rasanya memang hanya dia yang benar-benar mengimbangi―bahkan melebihiku―dalam misi memproduktifkan blog kami yang dua bulan lalu penuh sarang laba-laba. Berkat beberapa kampanye menulis sejak bulan Juni, blog kami masih bisa hidup hingga hari ini―dan semoga berlanjut hingga kemudian hari ketika kami sudah aktif berkuliah.

Kampanye menulis bulan ini menantang kami untuk mencari kosakata baru di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lalu membuat tulisan darinya. Bisa artikel, curhatan, cerita, dsb. Ternyata, hal ini nggak semudah kampanye yang kami canangkan pada bulan sebelumnya (#JumblingJuly2017). Entah kenapa aku sedikit kesulitan, bahkan sehari hanya sanggup menulis satu. Di malam hari pula. Rasanya tingkat keproduktifanku sedikit menurun.

Tapi, aku nggak bakal menyerah begitu saja. Sudah kutekadkan dalam diri bahwa aku akan menyelesaikan bulan ini juga. Walaupun bolong, akan kutambal dengan tulisan tambahan pada hari esoknya. Seenggaknya kini aku memiliki aplikasi yang cukup membantuku dalam kampanye menulis bulan ini, hehe. Apa, ya? Mungkin akan kubocorkan di tulisan lain  :))

Dan tanpa kusadari, ternyata berawal dari pertanyaan “mau nulis tentang apa ya”, kini aku sudah menyelesaikan sebuah tulisan. Jadi, writer block itu bukan berarti kita nggak punya bahan tulisan, justru kita bisa menuliskan tentang writer block itu sendiri.

Writer block itu cuma mitos.

Dan untuk kamu, partner menulis sejatiku, tetap semangat, ya! :)) 

.

.

menjelang tengah malam, mengejar utang tulisan sehari lalu

Depok, 8 Agustus 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s