#NulisRandom2018, Postcrossing

Kejutan Kecil di Dalam Amplop

20181006_205624_0001-166633660.png

Enaknya nulis apa, ya?

Kadang suka kepikiran gitu pas mau nulis surat. Urusan panjang pendeknya juga dipikirkan. Tulis, tulis, tulis―suratnya kelar. Eh, pas lihat kreasi surat orang luar negeri, makin dibuat berpikir saking kreatifnya mereka dalam membuat surat. Muncul lagi deh pertanyaan baru:

Selain surat, kasih apa lagi ya di dalam amplop?


Kalau kalian lihat surat buatan orang luar negeri yang memang berkirim surat masih sangat biasa di negaranya, mereka kreatif-kreatif banget bikin amplop dan menghiasnya. Isi amplopnya pun keren dan lucu-lucu. Mungkin karena di sana surat-suratan masih eksis, banyak toko yang menyuplai kebutuhan postcrosser. Beda dengan Indonesia yang cari supplier kebutuhan surat-menyurat pun butuh usaha lebih.

Biasanya, selain surat, aku juga memasukkan hal lain. Sebisa mungkin hal lain itu adalah handmade. Inilah mengapa surat punya sebuah esensi spesial yang berbeda. Dia dibuat dengan segenap hati dan waktu yang sengaja diluangkan. Sebenarnya simpel sih, tapi printilannya itu memang agak makan waktu―dan di situ serunya. Selain handmade, aku juga menyelipkan sesuatu yang berbau Indonesia.


Kartu Spesial

Ini adalah kejutan mini yang selalu kujadikan opsi pertama. Aku senang dengan buatan tangan dan perihal menyemangati orang, maka munculah ide untuk membuat ucapan semangat di sebuat kertas berbentuk kartu. Satu benda hanya ada satu di dunia. Super limited!

Tapi kalau lagi males ya tidak bikin. 😦 #heh

Permen

Aku suka menyelipkan 1-3 permen untuk surat ke luar negeri, dan lebih dari 5 permen untuk surat ke dalam negeri. Kalau rajin, kadang kumasukin plastik (biar kalau meleleh tidak mengotori surat, dll. akibat perjalanan yang super lama), atau kumasukin ke amplop mini dari origami biar lebih estetik sedikit.

Untuk permennya, biasanya kupilih rasa yang unik, seperti permen Tamarin atau Nano-nano. Atau yang murah (silakan cek sendiri di toko, hahaha). Penginnya sih permen rasa durian karena khas banget kan rasanya. Setauku dulu pernah ada, tapi sekarang susah dicari. 😦

Tea Bags

Teh juga menjadi favorit para snailmailer sebagai benda kecil yang membawa pesan dari negara asalnya untuk sahabat penanya di luar negeri. Kalau mau yang punya estetika, bisa selipkan teh yang ada amplopnya (tea bag). Bisa juga yang berkemasan plastik ukuran 1-5 porsi. Hati-hati ya, berat surat juga mempengaruhi nominal prangko yang harus kita tempelkan.

Aku sendiri sering menyelipkan teh karena mudah ditemukan juga di mini market terdekat. Biasanya tiap kirim surat ke luar negeri, selalu kuselipkan satu―kalau banyak-banyak nanti suratnya keberatan dan jadi mahal, hahaha.

Souvenir Khas

Kalau mau terasa Indonesianya, bisa selipkan souvenir khas Indonesia. Umumnya seperti gantungan kunci, magnet kulkas, atau pembatas buku. Bentuknya bisa angklung, batik, tempat wisata, dan lain-lain.

Origami/Kertas Motif

Kalau lagi tidak punya stok souvenir, teh, atau permen, biasanya aku menyelipkan beberapa kertas motif/origami berukuran kecil. Selain origami, bisa juga kertas kado motif batik―kalau mau ada rasa Indonesianya, hehe. Dipotong seukuran sticky notes yang kotaknya lebar itu deh pokoknya.

Entah kertasnya akan dipakai untuk apa, kasih aja, hahaha. Bisa dia pakai untuk menghias surat atau menulis pesan di baliknya. Setelah diterima sih sudah terserah penerimanya akan diapakan. Kertas motif juga membuat isi amplop kita jadi punya kejutan yang ada nilai estetikanya. 😳

Kertas Warna/Samson/Daur Ulang

Kalau tidak punya kertas origami, aku tidak menyerah untuk menyelipkan kejutan kecil. Alternatifku adalah kertas warna berbahan HVS, Samson, atau ketas daur ulang. Biasanya kertasnya kupotong lagi, paling besar ya seukuran A6 atau menyesuaikan ukuran amplop.

*Untuk kertas daur ulang, kebetulan aku nemu di tumpukan buku dan memang sudah tidak terpakai. Daripada nganggur, kupotong saja untuk diselipkan di amplop. 😀

Stiker

Stiker bisa menjadi alternatif yang menyenangkan. Aku bilang menyenangkan karena stiker bisa dibuat sendiri, jadi tidak harus beli (tapi kalau mau beli ya tidak dilarang kok 😁). Kalau bikin sendiri lebih seru karena bisa membuat stiker sesuai keinginan dan kebutuhan kita. Kalian bisa beli kertas stiker berbahan paper, glossy, atau transparent.

Kalau bahan paper (kertas), bisa digambar sendiri dengan pensil atau spidol, tapi juga bisa dicetak dengan printer. Kalau tipe kertas stiker lainnya, harus pakai printer. Disesuaikan saja kertasnya untuk Inkjet atau Laserjet agar hasilnya maksimal.


Selain benda di atas, bisa juga selipkan benda-benda kecil lainnya, seperti kancing, klip kertas, dan lain-lain. Sekreatif dan seikhlas kamu, poinnya sih memberi tanpa pamrih. Kalau dikasih yang lucu juga ya alhamdulillah. =))

Tips tambahan dari aku, rajin-rajinlah mengubek benda di rumahmu. Mungkin ada benda kecil yang sudah tidak dipakai tapi masih bagus. Bisa tuh dijadiin kejutan kecil di amplop!

… asal kejutannya bukan serangga mati atau gimana gitu, ya. Mentang-mentang kecil dan punya daya kejut juga. 😂

.

Depok, 30 Juni 2018

Advertisements

5 thoughts on “Kejutan Kecil di Dalam Amplop”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s