Curhat

Malu? Malu!

Kalau punya kejadian memalukan―yang mengundang tawa, rasanya ingin kurahasiakan saja dari dunia. Bahkan ayah, ibu, kakak-adik, para tante dan om, juga sepupu-sepupu jangan sampai tau, atau aku akan menjadi bulan-bulanan mereka.

Tapi, kadang aku malah gatal ingin menceritakan kejadian memalukan itu ke banyak orang, terutama melalui tulisan di blog ini. 😂

Aku masih ingat sekali waktu itu sedang berada dalam perjalanan mudik. Mobil kami berhenti di sebuah pom bensin sejak pukul 2, istirahat sekaligus menunggu adzan Subuh tiba. Awalnya, mobil kami sendirian, tetapi beberapa menit kemudian datang mobil lain dengan warna senada seperti mobil kami. Mobil itu parkir tepat di sebelah kiri kami.

Langit masih gelap, ibu mengajakku ke toilet. Aku ikut karena memang ingin ke sana juga. Karena ibu lama, aku pergi ke toielt duluan. Tidak heran kalau aku tidak menemukan ibu ketika aku keluar toilet, ibu masih di dalam. Kupikir tidak perlulah acara tunggu-tungguan, aku juga menebak dengan sok tahu kalau nanti ibu keluar dan melihatku di depan toilet paling-paling malah dibilang, “Kenapa nungguin? Duluan aja.”

Aku memutuskan untuk kembali duluan, lalu berjalan dengan agak mengantuk ke arah parkir mobil. Aku berhenti di pintu tengah mobil hitam, lalu kubuka pintunya. Sekilas terbesit di dalam pikiranku, “Kok rasa pas ngebuka pintunya rada beda, ya?” Namun, karena aku sangat positive thinking, kuanggap itu hanya perasaanku saja.

Kemudian aku baru sadar bahwa itu bukan sekedar perasaanku saja ketika pintu mobil itu kubuka dan mendapati laki-laki yang memeluk guling. Aku memang mengantuk, tapi aku tentu bisa tahu sosok adikku, juga bagimana penampakan bagian dalam mobil kami.

Kok rasa ngebuka pintunya beda, ya? Ah, cuma perasaanku aja. Eh, lo, itu siapa? Kok dalam mobilnya beda? Ini mobilku, kan? pikirku dalam sepersekian detik.

Atau … bukan?

Otakku langsung loading cepat, dan aku tersadar dalam sepersekian detik selanjutnya.

ASTAGHFIRULLAH, SALAH MOBIL!!1!!1!

(dibikin alay biar dramatis―walau rada sakit mata lihatnya, hahaha―dan harus kapital karena aku betulan teriak … dalam hati)

Yang kulakukan selanjutnya adalah berujar, “Eh, maaf!” Kemudian pintunya kututup sesegera mungkin, sedikit keras malah. 😂 Setelah itu buru-buru mencari mobilku, dan aku baru ingat kalau mobilku di sebelah mobil yang tadi. Entah mengapa yang kuingat adalah mobilku yang masih sendirian di dekat toilet, lupa kalau tadi sudah ada yang parkir di sebelah kiri.

Malu? Malu! Banget!

Waktu aku masuk mobil (kali ini benar, haha), jantungku berdetak cepat dan aku berusaha mengatur napas. 😂 Di mobil aku diam saja, pura-pura tidak terjadi apa-apa. Kebetulan ibu tidak melihat kejadian tadi, beliau menyusulku balik ke mobil dan bertanya kenapa aku tidak menunggunya. Aku menjawab sekenanya.

Terkait kejadian memalukan tadi, aku sengaja tidak cerita ke orang-orang semobil. Cerita konyol dan memalukan itu kupendam sendiri. Oh, ada satu orang yang kuceritakan, yaitu Rana, melalui LINE. Itu pun saat bercerita kepadanya aku masih merasa sangat malu, penuh kekhawatiran bahwa mukaku diingat orang-orang di mobil tadi, d akhawatir kekonyolanku ditertawakan di mobil mereka.

Sebenarnya, di dalam hati, aku sedikit menertawakan laki-laki yang kupergoki itu sih. Aku lihat dia kaget pas tahu mobilnya kubuka. Mungkin tidak ada seorang pun dari mobilnya yang keluar, makanya dia kaget banget pas pintunya mendadak dibuka entah sama siapa. Jangan-jangan aku disangka rampok. 😅

Begitulah cerita memalukanku yang kini justru bikin ketawa dan senyum-senyum sendiri. Yang jelas, malunya masih berasa. 😅 Lalu, untuk keluargaku … sepertinya akan tetap kurahasiakan. Biarlah mereka tahu lewat tulisan ini saja, hahaha.

.

Depok, 21 September 2018

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s