Hari-hari

Asumsi Pusing Kepala

Heran. Sejak perkuliahan semester lima ini dimulai, hari kuliahku selalu diakhiri dengan pusing kepala. ๐ŸŒ€

Kalau masih minggu-minggu awal sih aku bisa mengasumsikannya sebagai bentuk ‘alergi’ pada kegiatan belajar di kampus, apalagi dengan kondisi habis libur tiga bulan, hahaha. Tapi, pusing ini ternyata masih berlanjut hingga minggu keempat. Ya masa gitu masih aja ‘alergi’? ๐Ÿ˜‚

Asumsi kedua, karena cuaca panas. Walaupun sempat hujan sesekali, minggu-minggu ini cuacanya panas banget. Itu, lo, pas populasi nyamuk di rumah mendadak banyakโ€•eh, di rumah kalian juga kan? Cuaca panas itulah yang membuat kepala jadi cepat pusing. Tadi sore saja pukul 15.30 matahari terik tidak seperti biasanya.

Asumsi ketiga, jadwal kuliah padat. Hm … tidak padat-padat juga sih, tapi aku selalu pulang sore. Sekalinya dosen cuma memberi tugas, selesainya malah semakin sore karena cari jawabannya susah banget. Semakin sore kita pulang, semakin macet pula jalanan. Melihat kendaraan yang bertumpuk, juga kita yang berada di antaranya, siapa sih yang tidak pusing? ๐Ÿ˜…

Asumsi keempat, banyak tugas. Ini sih bukan hal yang baru lagi, bahkan sudah menjadi pengetahuan umum kalau minggu pertama dapat banyak tugas itu wadjar. Walaupun kelas berakhir dengan cepat, tugas pertama tetap saja muncul. Semakin ke sini tugasnya semakin banyak, bagaimana tidak pusing?

Jadi, sebenarnya pusingku ini gara-gara apa, ya? Ada salah satu asumsi yang benar? Atau asumsi itu justru benar semua?

Duh, pusing mikirin kepala pusing. ๐Ÿ˜ฒ

.

Depok, 25 September 2018

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s