Hari-hari, Islam

Cerita Doa di Tengah Hujan

Kamis minggu lalu, di tengah guyuran hujan beserta angin kencangnya, aku mengutarakan doaku―yang sebenarnya juga setengah iseng.

“Hujan deras gini, berkahnya deras juga nggak, ya? Kalau iya … yah, semoga aja komik stripku bisa menang, hehe.”

Sambil berdoa, sebenarnya ada terbesit juga keinginan untuk menguji beberapa pertanyaan yang kerap mengganjal di hati.

Benar nggak sih doa saat hujan itu mustajab?

Benar nggak sih hujan itu membawa berkah? Hujan angin sekalipun?

Dan Allah pun menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

Dua hari sebelumnya, aku melihat sebuah kompetisi komik strip mingguan yang tiap minggunya dipilih tiga pemenang. Masing-masing mendapat uang tunai yang tidak tunai―ehm, maksudnya ditransfer.

Dulu aku pernah ikut kompetisi itu, tepatnya bulan Juni 2017. Alhamdulillah pernah menang sekali saat percobaan pertama kali (gambarnya niat banget sih memang). Tapi, entah mengapa 2-3 partisipasiku selanjutnya tidak membuahkan hasil. Antara gambarku kalah kompleks, pesertanya terlalu banyak, atau memang tidak hoki saja.

Akhirnya aku absen ikut lagi hingga … setahun? Dan aku kembali lagi bulan ini, Oktober 2018. Berlandaskan keisengan dan juga sudah punya ide terkait tema yang diajukan minggu ini, temanya berenang.

Sayangnya, keikutsertaanku tidak semulus yang kuduga. Tenggatnya Kamis pagi, tapi Senin aku harus mengerjakan tugas bahasa Isyarat, Selasa belajar untuk UTS Rabu, Rabu UTSnya, dan Kamis siang ada UTS lagi. Kalau memaksa, paling aku baru bisa menggambar Rabu malam, itu pun menggeser jam belajar untuk UTS hari Kamis. Mana sempat ngantuk berat pula lepas maghrib hari Rabu. Saat pukul 9 malam, aku baru bangun dan langsung menggambar dan mengunggahnya pukul 1 pagi―sudah hari Kamis.

Kamis pagi kelasnya kosong, jadilah aku tidur ronde dua belajar untuk UTS sampai dzuhur. Beres UTS, aku sempatkan mampir ke Gramedia. Pikirku masih tidak terlalu sore, tapi ujug-ujug aku mendengar bahwa di luar sedang hujan deras.

Tau gitu aku pulang aja, batinku sambil buru-buru ke parkiran. Keluar Gramedia aku mendapati hujan rintik-rintik besar dan jalanan sudah menggelap karena basah. Masuk ke Juanda, hujan rintik itu berubah deras dan berangin. Aku sudah pakai jas hujan, tapi bajunya saja. Bagian bawah basah kuyup. Sepatu pun tak terselamatkan.

Ingat, Rifina, hujan itu berkah, begitu reminder-ku pada diri sendiri di tengah hujan deras yang menampar pipi. Kaca helm kubuka karena sulit melihat dari balik kaca yang terkena hujan deras.

Sampai di ujung Juanda, aku terjebak lampu merah seabad (baca: 6 menit). Terpaksa menunggu, di bawah guyuran hujan dan angin yang bertiup kencang. Saat itulah aku terpikir untuk berdoa. Katanya doa saat hujan adalah salah satu doa yang akan diijabah oleh Allah. Aku juga tetap mengingat hak prerogratif Allah untuk mengabulkannha saat itu juga, di saat yang tepat, atau nanti di surga, kalau-kalau doaku tidak dikabulkan.

“Hujan deras gini, berkahnya deras juga nggak, ya? Kalau iya … yah, semoga aja komik stripku bisa menang, hehe.”

Begitu ujarku. Bukan sekadar pikiran di dalam hati, tetapi kuutarakan dalam bisikan. Suaraku terpendam oleh hujan.

Itu pukul 4 sore, dan aku baru menyambungkan ponselku ke internet setelah maghrib. Saat itu pula aku notifikasi masuk berebutan ke ponselku, dan ada sebuah notifikasi yang langsung mencuri perhatianku. Notifikasi bahwa aku ditandai di salah satu foto milik penerbit komik yang menyelenggarakan kompetisi komik strip itu.

Melihat itu―dan juga mengingat apa yang terjadi saat aku menang setahun yang lalu―aku langsung tau bahwa doaku diijabah oleh Allah.

Lagi-lagi aku belajar bahwa kita harus senantiasa khusnudzon pada hujan. Hujan yang tidak salah apa-apa, tapi sering dirutuki keberadaannya.

“Hujan itu bikin banjir!” seru seseorang sambil membuang sampah di kali.

Hujan itu penuh keberkahan. Jangan dibolak-balik.

Lalu, hmm … apa lagi ya….

Oh!

Basah kuyup tidak selalu sial. =))

.

Depok (23.41)

Advertisements

2 thoughts on “Cerita Doa di Tengah Hujan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s