Hari-hari

Selasa: Kuliah, Hujan, dan Sebungkus Cilok

Hari ini, sesuatu yang sangat tidak kuharapkan itu akhirnya benar-benar terjadi padaku.

Kehujanan pas berangkat kuliah. 😌

Siang tadi langit memang mendung walau mentari sempat dengan gencarnya menerikkan sinarnya. Gerah, lalu pas mendung jadi sejuk. Tapi, biasanya kalau suhunya panas kemudian langit mendung, biasanya hujan deras berujung banjir.

Langit mendung itu sudah terlihat ketika aku mau berangkat ke kampus. Lokasi langit gelap itu kurang lebih mencapai kampusku, dan aku menebak bahwa di sana sudah hujan walaupun di rumahku saat itu masih terang. Kuputuskan untuk memakai atasan jas hujan, mengganti sepatu dengan sendal, dan … menyiapkan mental.

Sekitar 3-5 kilometer menjauh dari rumah, gerimis datang. Aku sempat berhenti, tapi lebih kepada merapatkan jas hujan atasan, entah mengapa malas memakai bawahan rok (iya jas hujanku rok πŸ˜—) walau otak sudah memberi warning. Akhirnya nekat sajalah. Hujannya juga masih biasa. Aku juga sudah sengaja pakai baju hitam biar kalau basah tidak akan terlihat.

Dan di Juanda, aku disambut hujan deras dan beberapa jalanan yang banjir.

Kondisiku saat itu adalah aku mau berangkat kuliah, dan … sudah ketebak kan apa yang akan terjadi kalau ada banjir? Cipratan syahdu dari air yang menggenang, dan tepat mengarah ke bajuku. :”)

“Aduh, Pak, ini saya baru berangkat kuliah, lo…,” begitu tuturku pelan, tepat setelah kena cipratan syahdu. Berapa kali kena ya … tiga? Lima? Intinya mah gamis bagian bawah udah basah aja. Dan aku cuma bisa sabar. :”)

Emosi? Jelas. Tidak ada yang nyaman ketika masuk kuliah dalam keadaan basah kuyup. Kecipratan kubangan pula. Aku sempat mengomel, tapi … apa yang kudapat? Yang ada aku jadi kena penyakit hati. Negative thinking, merusak mood sendiri. πŸ™ Maka daei itu, tepat setelah mengomel satu kalimat, aku segera mengubahnya dengan istighfar, lanjut di sepanjang perjalanan. Lagian, kalau mau dipikir ulang, setengah faktor penyebab kebasahan ini memang salahku juga, yaitu malas pakai rok jas hujannya (sempit euy, males saya). Sebagian yang lain … emang kurang peka aja tuh pengendara yang lewat dengan kecepatan penuh. :”)

Alhamdulillah tiba di kampus dengan selamat. Karena masih hujan, kutentenglah kresek isi sepatu. Niatnya mau ganti di kelas saja. Masuk ke gedung kuliah dengan sendal jepit tidak indah, kaos kaki basah, jaket yang agak basah, masker juga basah sebagian, kerudung kena gerimis kecil saat jalan dari parkiran ke gedung kuliah, gamis bagian bawah basah (tapi agak samar), sambil nenteng kresek isi sepatu dan tas yang selamat karena kumasukkan ke dalam jok motor. Silakan dibayangkan, sudah kuizinkan.

Aku sih cuek saja, toh aku ke kampus mau kuliah. Taoi setelah dipikir-pikir … kayaknya aku tampak mengenaskan. πŸ˜‚

Sampai kelas, agak sepi. Hingga kelas berakhir, sepertinya yang masuk hanya 2/3 dari total mahasiswa di kelasku. Aku batal ganti sepatu karena … hujan belum kunjung berhenti, dan aku rasa nanti pulang juga bakal pakai sendal lagi. Akhirnya cuma ganti kaos kaki.

“Pin, aku bareng, ya,” kata temanku yang langganan nebeng ke stasiun UI. “Tapi temenin jajan dulu, hehe.”

“Kalau hujan, kena biaya, ya,” sahutku, bercanda. Tapi kalau diseriusi ya alhamdulillah. πŸ˜‹

Tau-tau saja aku dibelikan sebungkus cilok olehnya. Ciloknya masih panas, dan cilok itu dia masukkan ke kantung jaketku. Seketika aku mendapat kehangatan. Dari sebungkus cilok. πŸ˜‚ Jujur, aku tidak terpikir kalau cilok bisa jadi penghangat tubuh. Berkat cilok tersebut, aku jadi bisa merasakan kehangatan ketika perjalanan pulang~

Jadi, gitu. (?)

Pada akhirnya, hari ini pun nulisnya mepet lagi dan cuma curcol tidak jelas. πŸ˜‚

.

Depok (23.33)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s