Postcrossing, Trivia

10 Langkah Mudah “Main” Postcrossing

Halo! Aku hadir lagi untuk menebarkan virus kirim-kiriman kartu pos pakai prangko~ Jangan kaget kalau sudah ada banyak korban yang berhasil aku hasut untuk main Postcrossing. ๐Ÿ˜†

“Apa itu Postcrossing?”

Singkatnya, Postcrossing itu website yang menjadi wadah untuk tuker-tukeran kartu pos ke seluruh dunia. Selengkapnya, bisa lihat di sini~ Ada cara daftarnya juga di sana!

Nah, walau aku pernah menjelaskan cara kirim kartu pos untuk Postcrossing, aku jabarin lagi deh di sini! Kubungkus dalam 10 langkah yang mudah untuk “main” Postcrossing! ๐Ÿ“ฎ

1. Buka website Postcrossing

Yo yo ayo dibuka website Postcrossing-nya~ Jangan lupa log in juga~ Yang belum daftar jangan lupa daftar dulu~ Terus, klik send a postcard.


2. Request address

Lihat dulu, slot kirimmu masih ada atau habis? Kalau masih ada, jangan lupa klik boks centang “I’ve read the notes above and want to receive an address to where I’ll send a postcard.”

Eh, jangan cuma main centang aja lho, ya! ๐Ÿ˜‚ Beneran dibaca tiga poin di atas boks itu sebelum klik Request Address. Nih, kujabarin lagi:

  • Kamu bakal dapet Postcard ID dan jangan lupa ditulis di kartunyaaa. Nanti kalau ndak ditulis, gimana si receiver bisa me-register kartu kita? ๐Ÿ˜ฃ
  • Bakal ada salinan alamat yang dikirim ke e-mail kita. Jadi, jangan panik-panik ajaib(?) kalau lupa screenshot atau apa. Cek e-mail saja~
  • Sebaiknya kamu baca Community Guidelines. Aku lupa sih isinya apa aja (eh), tapi baca aja ya! Kujamin, isinya tidak semembosankan terms and conditions yang sering kita temui di situs lain yang lebih njelimet. Serius. ๐Ÿ˜„

3. Cek profil calon penerima

Nah, setelah klik request address, bakal ada profil, alamat, dan informasi terkait receiver kartu pos kita. Biasanya di profil itu mereka mencantumkan data diri singkat dan preferensi kartu pos kesukaan. Preferensi itu bisa kita gunakan kalau tidak ada ide mau kasih kartu pos seperti apa dan ingin membuat receiver senang menerima kartu kita.

Halaman ini bisa kamu screenshot. Kalau lupa, bisa cek e-mail karena sudah dikirim salinannya.


4. Pilih kartu pos

Kalau sudah cek profil receiver, baru deh pilih kartu pos. Dia suka apa? Kartu pos asli atau handmade postcard? Walaupun preferensi mereka tidak wajib diikuti, tidak ada salahnya memenuhi keinginan mereka kalau kita bisa menyanggupinyaโ€•dan kebetulan ada kartu yang pas dengan kesukaan mereka. ๐ŸŒŸ

Kalau tidak ada yang pas, bebas aja. Tapi, tips untuk handmade postcard, sebaiknya dikasih ke yang menerima handmade postcard. Yah, khawatir dia kecewa dan kartu kita malah tidak di-register sihโ€•walau harusnya segala kartu musti kita register. ๐Ÿ˜…


5. Pilih prangko

Pilih prangkonya! Bisa disesuaikan juga dengan kesukaan receiver. Kebetulan receiver-ku kali ini suka railroad, dan aku punya kartu beserta prangko bertema sama. She said she was a scout girl, jadi aku tempelin prangko ORARI yang ada scout boy-nya, hehe. Kalau tidak ada yang dia sukai ya tidak masalah sama sekali! Yang penting biayanya sesuai aturan. Benua Amerika 8.000, Eropa dan Afrika 7.000, dst. (selengkapnua bisa dilihat di sini). Lebih boleh, kurang jangan. ๐Ÿ™ˆ


6. Mau pakai amplop? Bisa!

Kartu pos umumnya dikirim langsung kartunya saja tanpa dimasukan amplop, tapi tidak masalah kalau mau dimasukkan amplop juga. ๐Ÿ˜„ Di bawah ini adalah foto salah satu kartu pos yang kukirim pakai amplop (aku bikin sendiri amplopnya dari kertas kado). Kebetulan, receiver yang ini bilang di profil kalau dia mau menerima handmade postcard, jadi aku kirimi dia kartu pos yang kubuat sendiri (plus aku tambahin beberapa stiker).

Alasan aku pakai amplop di sini supaya tempelan di kartunya tidak lepas. Kan kita tidak pernah tau medan perjalanan kiriman pos kita ini bakal seperti apa. ๐Ÿ˜… Oh ya, kalau isinya kartu pos saja (atau โ‰ค 20 gram) prangkonya masih sama kayak kirim pos biasa, ya! ๐ŸŒŸ Misal, ke seluruh Indonesia 3.000 dan ke Jepang 6.000. ๐Ÿ‘Œ Sekali lagi, bisa dilihat di sini.


7. Tempel prangko ke kartu

Selanjutnya, prangkonya ditempel! Bisa pakai air atau lemโ€•aku selalu pakai air, kecuali kalau baru beli di kantor pos dan tidak bawa minum biasanya aku minjem lem ke pegawainya.

Tips: Kasih tanda setiap kartunya biar tidak tertukar (aku pakai sticky note), juga memudahkan pas mau menulis alamat mereka.


8. Tulis alamatnya

Jangan lupa ditulis alamatnya~ Jangan salah tulis di kartu pos yang bukan kita kehendaki juga, ya! Aku pernah soalnya, harusnya kartu pos kereta untuk si A malah kutulis alamatnya B. ๐Ÿ˜‚

Tulis sesuai yang ada di Postcrossing, ya! Misal kamu dapat receiver dari Cina, Jepang, Korea, Rusia, dan negara-negara lain yang punya huruf sendiri, boleh tuh tulis alamat mereka pakai huruf bahasa merekaโ€•kalau disertakan (biasanya ada yang tetap ditulis pakai alfabet). Yah, ikutin aja deh pokoknya.

Kalau mau tetap melampirkan alamat dengan huruf bahasa mereka tapi tidak bisa menuliskannya, bisa dicetak di kertas dan ditempel di kartunya. ๐Ÿ˜„


9. Tulis pesan di kartu pos (dan Postcard ID!)

Selanjutnya, tulis pesanmu~

Eh, jangan deh. Tulis Postcard ID-nya dulu biar nggak lupa! Kalau belakangan, biasanya suka habis tempat gara-gara pesannya kepenuhan, terus bingung nulis di mana…. #pengalaman

Jangan sampai salah lho, ya~ Nah, kalau udah, baru deh nulis pesannya. Kalau bisa sih jangan singkat-singkat. Manfaatkan untuk mempromosikan negara kita tercinta ini dong. ๐Ÿ˜—๐Ÿ‘Œ

Bingung mau nulis apa? Bisa tulis pekerjaan kamu saat ini, misalnya mahasiswa, guru, dsb. Bisa juga ceritain gambar di kartu pos, atau singgung tentang prangko yang kamu tempel (misalnya pakai prangko Asian Games 2018 bisa kamu singgung soal itu juga, kayak “aku suka banget maskotnya!”). Bisa juga semacam curhat colongan apa yang kamu lalui hari ini, kemarin, atau besok. Cerita tentang hobi juga ide yang bagus.

Ah ya, coba cek lagi profil receiver. Singgung apa yang dia tulis di profil juga bagus, lho. Jadi nyambung! Apalagi kalau kesukaan kalian sama. Misalnya dia bilang suka Harry Potter, kamu bisa bilang juga kamu juga suka dan misalnya anuan(?) kamu itu Hufflepuff, Slytherin, atau apalah. ๐Ÿ˜„

(( bukan potterheads )) (( rifina nggak paham ))


10. Kirim!

Selanjutnya? Dikirim dong! Yeay~ ๐Ÿ“ฎ

Kalau bus surat di kotamu masih aktif, silakan ditaruh di sana. Depok ndak ada, jadi … aku selalu kirim lewat kantor pos. Dikasih aja ke pegawainya. Kalau belum beli prangko, beli dulu aja. Kalau sudah ditempel, tinggal kasih dan tinggal.


(Sesi curcol; bisa dilewati)

Aku selalu kirim lewat kantor pos, maka dari itu aku sangat bergantung pada jam buka kantor posโ€•dan tentu saja mager-tidaknya aku berangkat ke sana. ๐Ÿ˜Œ Biasanya aku selalu kirim pas sekalian pergi (ngampus atau ke mana gitu misalnya). Agak males juga kalau keluar cuma buat ke kantor pos. Mager saya. #janganditiru

Fyi khusunya rakyat Depok, biasanya aku ke kantor pos di Perpustakaan Pusat UI (Perpusat) atau kantor pos di Jalan Raya Bogor dekat pabrik apa gitu namanya. Yang di Perpusat buka sampai pukul 17.00, yang di dekat pabrik itu sampai pukul 15.00 aja, wankawan. Kedua kantor pos itu jualan prangko dan kartu pos kok (eh, kalau kartu pos ditanyakan lagi aja, ya, takut habis). Setauku, di Perpusat cukup update dan tersedia prangko 5000 dan 3000, kalau di dekat pabrik itu biasanya cuma ada 3000 (terhitung sampai November 2018). Aku pernah iseng tanya Mbak-mbak di Perpusat, banyak tidak sih yang kirim pakai prangko. Katanya lumayan, terutama kartu pos. Kalau surat mah … jangan-jangan cuma aku seorang. ๐Ÿ˜‚

Omong-omong lagi, salah satu Mbak di Perpusat dan Ibu di dekat pabrik itu kayaknya udah hafal sama aku … terutama yang di Perpusat karena hampir tiap minggu aku ngapelin alias ngirim pos. ๐Ÿ˜‚

.

Depok (01.21)

Advertisements

3 thoughts on “10 Langkah Mudah “Main” Postcrossing”

  1. Ehe, anu, prangkonya ๐Ÿ˜Œ //ywd

    Sangat membantu buat orang awam, Mb! Mantapsi ini! Tengkyu so much! Aku juga akan menghasut manusia dengan postingan ini hohoho! //gimana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s