#BPN30daysChallenge [2018], Buku

Komik Pelepas Penat

Dikasih pilihan mau rekomendasi buku, film, atau musik, awalnya aku pengen nulis ketiga-tiganya. //satuajapin

Pada akhirnya aku memang lebih terpaut pada buku. 📚

Jadi gini, aku orangnya suka melakukan hal yang bersifat sama dan kontinu, tapi yang namanya manusia pasti akan mencapai tahap jenuh. Bosan. Butuh piknik. Nah, biasanya pelarian paling mudah dan terdekat untukku itu ya baca buku. Bukan baca buku novel yang bikin termehek-mehek―malah tidak fresh karena galau. 😌 Aku lebih memilih komik dengan cerita yang ringan―dan beberapa yang berat tapi bagus.

Ini dia ke-5 komik pelepas penat versi Rifina! 🌟

Yotsuba&!

Ini komik favoritku dari aku SD, sepuluh tahun lebih. Dan aku masih suka seri komik ini. Dan aku masih selalu membutuhkan penantian panjang untuk volume barunya yang … entah deh terbitnya 2, 3, atau 5 tahun sekali. :”) Buku ini enak buat refreshing karena ceritanya ringan. Tokohnya umur 5 tahun, dan kepolosannya itu sangat menghibur. Kadang aku mendadak ketawa sendiri, lalu terkejut karena bisa ketawa seperti itu. 🤔 Impianku yang belum tercapai: baca komik ini tapi versi Jepangnya. Karena tokohnya anak-anak, jadi bahasanya sederhana. Kupikir akan bagus untuk latihan belajar baca kanji sederhana.

… tunggu, kalau belajar mah bukan refreshing dong ya…. Ndakpapa lah, melakukan hal yang kusukai sama dengan refreshing kok. 😁

Komikus Shoujo Nozaki

Kalau ini mah komik terbodor―lawak―yang pernah kubaca. Absurd, tapi absurd-nya dapet semua. Ketika sebuah ke-absurd-an berguna untuk mendukung setiap ke-absurd-an di komiknya. Baca berulang kali pun tetap ketawa―sama halnya kayak aku nonton anime-nya berulang kali, tetap ketawa juga. Komikusnya jago banget bikin gap yang tidak pasaran. 😂 Sejauh ini, komik ini berada di jajaran komik favorit Rifina. Bahkan aku bela-belain koleksi komiknya walau aku sudah nonton anime-nya. 🌟

Scrambled!

Satu-satunya komik lokal di daftar ini, lho! 😆 Namanya refreshing, genre-nya tidak jauh-jauh dari lawak, hahaha.

Sudah ada dua volume, dan masih bersambung. Volume pertama lawaknya dapet, volume kedua lebih dapet lagi dan ditambah gambar yang lebih hidup. Komikusnya aktif banget di IG, sering bikin segala hal tentang tokoh-tokoh komiknya―yang tidak kalah menarik untuk disimak. Biasanya aku baca ini untuk bahan ide menulis fanfiksi sih, lumayan juga biar bisa refreshing lewat menulis. 😄 Walau biasanya berakhir wacana … hm.

Hai! Miiko

Ini juga komik jadul yang masih kuikutin perkembangan komik barunya. Terakhir banget itu volume 30, Januari 2019 bakal ada volume 31. Langsung auto-wishlist deh. 😂 Sama kayak Yotsuba, ceritanya ringan dan slice of life banget. Tokohnya lebih tua dari Yotsuba karena Miiko sekarang sudah kelas 6 SD (alhamdulillah, kupikir bakal stuck di kelas 5 SD selamanya). Jelas ada unsur humornya juga, bahkan aku bisa dibuat tertawa karenanya. Entah selera humorku gampang digelitik atau ya memang lucu….

Sayangnya, aku cuma koleksi dari volume 18. Volume-volume sebelumnya baca punya teman, mau beli tapi mikir. Sekarang mah udah langka kali, ya. 😅

Detektif Conan

Ada unsur kesengajaan komik ini ditaruh paling akhir padahal masuk jajaran teratas komik favorit Rifina: enak buat refreshing tapi bikin mikir. 🤔 Sama seperti komik lainnya, ini juga masih on-going alias belum tamat-tamat. Bedanya, komik satu ini penantiannya tidak lama-lama amat. Paling lama … setahun, mungkin? Tapi satu tahun versi bahasa Indonesianya bisa terbit beberapa kali.

Semua genre kayaknya ada di sini (eh, horor ada tidak ya), paket lengkap, deh! Romance ada, drama aja (Heiji-Kazuha suka rada drama kan ya 😂), action ada, thriller ada, misteri ada, humor apalagi. Historical pun ada, lho. Lengkap deh! 👍 Bikin nagih juga, kadang saking nagihnya tuh aku jadi maraton baca komik Conan sampai bosan. 😅

.

Depok (22.00)

#BPN30dayChallenge2018

Advertisements

7 thoughts on “Komik Pelepas Penat”

    1. Dari semua komik yang kusebutin, selain Conan memang termasuk ‘baru’ sih, volumenya aja baru sedikit. 😁 Miiko mah buat hiburan ringan aja kak, isinya tentang keseharian anak SD. Tapi banyak juga yang baca Miiko dari semua kalangan umur. xD

      1. Miko itu aku tau dari jaman SMP.. tpi ga pernah berniat baca.. eh skrg malah booming.. kujadi menyesal ga koleksi dari dulu pas komik masih harga belasan rupiah :” wkwkwkw

      2. Aku juga awalnya pinjem temen, baru ngoleksi dari 18. Sekarang mah kalau mau beli lagi dari 1 udah mahal harganya. :”)) 25ribu cobaaa, hufffft.

      3. iya kan.. huhu aku juga dulu doyan beli komik. pas udh kuliah ga lagi. pas abis lulus mau menikmati masa nganggur dengan baca komik, malah syok wkwkw xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s