Hari-hari

Halo, Apa Kabar?

sumber: pinterest

Tidak terasa, tahun 2020 sudah Oktober saja.

Urusanku dengan kuliah hampir sempurna selesai. Tinggal menunggu wisuda, juga kabar lanjutan submisi jurnal ilmiah.

Awal September kemarin aku resmi punya hobi baru: menjahit! Itulah mengapa intensitas menulis blog Rifina menurun, hahaha.

Selain menulis blog, kabar hobi menulis surat juga sedang menurun sejak ada hobi menjahit. Namun, di pekan terakhir September sempat naik lagi karena aku ingin rehat dari hobi menjahit.

Aku membuat beberapa makanan selama September: garlic roll toast (korean garlic versi ekonomis), odading, stik tepung (?), puding roti kukus, dan bolus kukus mekar (yang gagal mekar, huf).

dokumen pribadi

Omong-omong, pohon manggaku bulan September kemarin berbuah banyak sekali. Sampai aku bingung, mereka ini mau jadi mangga atau anggur?

Saat ini aku sedang bertarung dengan overthinking. Ingin membuat usaha kecil-kecilan. Riset dan planning-nya oke, survei juga sudah. Eksekusinya saja yang… haduh. 😦 Semoga Oktober ini tidak wacana lagi.

Oh ya, belakangan ini aku senang menanti dan menyimak LIVE YouTube Komunitas YukNgaji, setiap hari Sabtu dan Ahad pukul 20.00 WIB. Bahasannya asyik dan menambah wawasan. Selalu membuatku muhasabah diri, mengintrospeksi keimanan.

Baru-baru ini aku juga mendaftar boothcamp online yang berkonsep workshop sekaligus webinar. Tentang menjadi content creator. Bismillah, semoga lancar. 🌟

Kalau kamu, apa kabar? πŸ˜„

17 thoughts on “Halo, Apa Kabar?”

  1. Hobiku berubah-ubah sama seperti pendirianku. Tak heran, ada yang menilaiku si tukang ini, ada juga yang menyebutku paling senang hal itu. Padahal, aku sendiri tak tahu yang mana seorang “aku.”
    Huh! Sudah hampir seperempat abad di dunia, ternyata aku masih belum pasti menentukan jalan mana kutuju :/

    1. Hahaha. πŸ˜‚ Awalnya aku juga mikir gitu. “Aku maunya apa sih? Maruk amat semua diembat?” Tapi pas cerita ke temen, katanya nggak ada yang salah dengan hobi yang berubah-ubah. Nanti kalau lagi bosen sama hobi B juga balik lagi ke hobi A. Terus, kalau hobinya baik juga why not untuk dicoba, ya nggak sih?

      Di sisi lain, kebanyakan hobi juga bisa berarti kelebihan; dalam banyak definisi. πŸ€”

      1. Ahh.. Iya juga ya. Mumpung masih banyak waktu buat eksplorasi diri. Seiring berjalannya waktu juga kayaknya bakal ada sesuatu yang bisa buat kita “nyantol” dan gak pernah bosen.

        Kalo Trinity bilang, passion. πŸ˜…

    1. Mungkin justru itu, Kak. Belakangan ini memang lagi social distancing(?) sama drama Korea, jadinya bisa ngelakuin hal lain. πŸ˜‚ Kalau lagi maratonan mah aku juga bakal sibuk nonton aja. :’)

  2. jadi ini mau bisnis permanggaan atau bisnis makanan kecil-kecilan, mbak? hahaha. semoga dilancarkan semua usaha dan keinginannya ya, mbak. juga diberikan kesehatan dan kebaikan. sukses selalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s