Korespondensi

Surat Masuk dan Kabar Korespondensi di 2021

Katakan halo pada surat-surat masuk pertama di 2021! 😀 Senang sekali di awal tahun ini pun aku mendapat balasan dari sahabat-sahabat pena. Tulisan ini sekaligus mengabarkan bahwa, ya, aku masih bergelut di hobi yang ‘ketinggalan zaman’ ini. Sudah hampir genap tiga tahun, dan berikut kabar terkini seputar surat-menyurat:

Pengiriman dalam negeri masih berjalan

Kabar baik yang sebenarnya tidak begitu istimewa. Pelayanan kantor pos, terkhusus pada kiriman berprangko, tampaknya masih sama, baik sebelum ataupun sesudah ada pandemi. Atau mungkin sebenarnya sudah membaik, khususnya bagi kantor-kantor pos yang punya pelanggan prangko tetap. Soalnya mereka sudah terbiasa dan perlahan sadar bahwa prangko ini memang masih digunakan orang.

Mungkin pandanganku terkait kualitas pelayanan ini juga agak bias karena, jujur, masih ada saja laporan dari teman-teman mengenai kantor-kantor pos yang tidak taat tarif dan kurang ramah. Huft banget kan. Di sisi lain, kupikir ini justru baik karena laporan itu datang dari newbie di hobi ini. Bertambahnya pengguna prangko perlahan juga akan menyadarkan pegawai dan kantor pos lainnya bahwa kiriman berprangko masih eksis. 🙈

Barusan aku hanya berpikir positif saja sih, hahaha. Hobi ini mengajariku untuk selalu positive thinking~

Pengiriman luar negeri masih bisa, tapi terbatas

Kabar baik lainnya! Yang sejujurnya juga tidak sepenuhnya baik, hahaha. Yup, karena masih terbatas. Saat ini pengiriman berprangko ke luar negeri masih dibuka, tapi hanya ke beberapa negara saja. Per 22 Januari 2021, negara yang bisa dikirimi surat atau kartu pos berprangko ada delapan. Berikut tabelnya:

Ada catatan di situ, yaitu, “dengan kemungkinan keterlambatan penyerahan.” Jadi, bisa berdurasi normal atau malah agak lama―pengalamanku selama pandemi ini juga mengatakan demikian. Kalau hilang bagaimana? Ya… dari dulu memang sudah berisiko begitu sih. 🤣 Bagaimana dengan negara lain? Apa nggak bisa dikirimi sama sekali? Bisa, tapi tertulis untuk layanan selain prangko, bahkan ada juga yang katanya menutup semua pengiriman. Walau begitu, beberapa teman mengaku kiriman mereka ke negara selain di tabel 1 ada yang sampai dengan waktu berbulan-bulan.

Untuk mendapat update daftar negara beserta layanan apa saja yang bisa digunakan untuk tujuan negara tertentu, bisa dicek secara berkala di Pengaturan Operasional Kiriman Pos Internasional Outgoing.

LINE OpenChat Snail Mail & Pen Pal makin ramai!

Yay! Terkait LINE OpenChat sudah pernah kubahas di blog, tepatnya di tulisan ini. Saat membaca tulisan itu lagi, dulu tanggal 26 Juli 2020 anggotanya ada 34 orang. Sekarang, coba tebak berapa? Per 24 Januari 2021 sudah ada 140 orang! 😭 Saat ini pun aku tidak jadi admin sendirian. Ada dua orang anggota yang kudaulat menjadi admin alias yang bantu-bantu di OpenChat, hehe.

Akhirnya ada akun Instagram Penpaling Indonesia yang ‘aktif’

Ini juga kabar baik lainnya, dan baru saja kubahas di blog, tepatnya di sini. Sebenarnya bukan aku yang buat, tapi salah satu anggota LINE OpenChat (yang kemudian kujadikan admin di OpenChat juga). Dia berinisiatif untuk membuat akun Instagram yang membantu teman-teman di Indonesia mencari teman pena sesama Indonesia. 🎉 Karena aku menawarkan bantuan, dia otomatis menjadikanku admin juga di sana. Selain membantu mencarikan sahabat pena, kami juga membagikan informasi terkait hobi ini dalam format microblog. Jadi, untuk pemula maupun veteran di hobi ini, kurasa akun tersebut akan sangat membantu.

Kabarku sendiri?

Baik-baik saja. 😀 Selama pandemi ini aku juga mengirim ke luar negeri, tapi hanya ke negara-negara yang barusan ditampilkan tabelnya. Durasinya normal saja, paling lama hampir dua bulan ke USA dan China, tapi juga pernah ke USA cuma… 14 hari gitu? Amazing banget sih itu, apalagi di masa pandemi kayak begini.

Untuk kiriman masuk, aku juga kedatangan surat dan kartu pos dari dalam serta luar negeri. Kiriman masuk luar negeri datang dari berbagai negara. Fakta bahwa kita hanya bisa kirim ke delapan negara bukan berarti hanya bisa menerima dari negara yang sama. Ada lebih banyak negara yang bisa mengirim ke Indonesia. Perbedaan keadaan ini berkaitan dengan kebijakan pos di negara yang bersangkutan dan―sepertinya―menyesuaikan kondisi penyebaran COVID-19 di tiap negara. Semakin tidak terkendali penyebaran virusnya, semain sedikit negara yang mau menerima kiriman dari negara tersebut. Contohnya? Ya, negara tercinta kita ini. 😅 Yah, semoga keadaan terus membaik, ya.

Bagaimana dengan kiriman masuk dan keluar dalam negeri? Yah, begitulah. 🤣 Masih sama seperti dulu. Kadang bagus, kadang astaghfirullahaladzim. Sekalinya bagus tuh pernah aku kirim surat tanggal 28 Desember 2020 ke Surabaya-Magelang-Medan, eh tanggal 2 Januari sudah sampai! Padahal sudah siap menunggu lama. Kalau astaghfirullahaladzim ya benar-benar mengecewakan, alias suratnya lama tidak berkabar. Kabar surat tak kunjung sampai padahal pengirimannya di satu kota yang sama pun masih sering kudengar.

Mungkin segitu dulu ya kabarnya? Dari kemarin kutahan di draf karena kupikir akan bertambah lagi, tapi malah lupa sama sekali. Mending kuterbitkan saja sekarang juga. 😅

Semoga bermanfaat!

7 thoughts on “Surat Masuk dan Kabar Korespondensi di 2021”

  1. Pernah mencoba hobi klasik ini juga tapi aku tuh nggak sabaran dan nggak kuat deh nungguinnya. Kirimanku sampai di belahan bumi sana tapi yang sedihnya aku tidak menerima satu pun balasan mereka. Padahal mereka beneran ngirim ke indo, ntah nyangkut di mana. Dan ini bikin aku mikir percuma saja aku tidak terima kartu pos balasan 😦

    1. Hobi ini memang penuh risiko ya, Kakk. Sekaligus melatih kesabaran dan keikhlasan. 😂 Kalau nggak sampai di kita, biasa problem-nya kalau nggak di alamat kita ya di kantor pos daerah kita. :”)

  2. alamak, nyaris lupa ada perangko. dahulu kala ada telegram untuk mengirimkan pesan penting yang super kilat pada masa itu, tapi wafat karena kalah saing dengan SMS. sekarang perangko entah berapa lama lagi kuat eksistensinya. apa mungkin nanti ada model perangko online ya…

    1. Waduuh kayak gimana tuh ya prangko online. 😂 Kalau tebakanku, kemungkinan besar prangko fisik masih akan tetap ada, Kak. Setidaknya masih akan ada filatelis yang hobi mengoleksi prangko. Apalagi kalau semua hal udah serba canggih, bisa jadi yang berwujud fisik justru punya daya tarik sendiri. Ya nggak sih? 😁

  3. Assalamu’alaikum, kak mau tanya dong hehe, aki baru mau nyoba kirim surat ke luar negeri jadi minim banget soal ini 😁kak aku barusan cek dj pengaturan pos yang baru mengenai kiriman ke luar negeri, kira kira sama ngga kak antara RLN sama paket biasa LN? Kalau beda, bedanya apa ya kak? Terus untuk harganya gimana? 😁
    Terimakasih sebelumnya kak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s