Keluarga

Alkisah Kakak Beradik

Alkisah ada kakak beradik yang bersekolah di sekolah yang sama. Mereka juga berada di kelas yang sama, di kelas dua SD.

Bukan. Sang kakak bukannya tidak naik kelas, tetapi sengaja tidak dinaikkelaskan. Oleh kedua orangtuanya sendiri.

Bukan. Sengaja tidak dinaikkelaskan itu juga bukannya tanpa alasan. Ada sebuah alasan yang begitu besar hingga membuat kedua orangtuanya memutuskan demikian.

Sang kakak disebut-sebut mengidap autisme.

Continue reading “Alkisah Kakak Beradik”

Advertisements
Hari-hari

Senin Kebasahan dan Sebab di Baliknya

Sore tadi hujan turun lagi, dengan pasukan bulir air yang lebih banyak dari biasanya. Parkir mobil dengan susunan paving block (aku tidak tahu penulisannya) digenangi air hingga mata kaki, selasar Gedung 8 hampir saja kebanjiran.

Aku bukannya benci hujan―justru menyukainya. Aku berharap punya jendela kamar yang bisa terkena tetesan hujan, lantas menempelkan pipi di permukaannya agar bisa merasakan dinginnya hujan. Oh, aku juga suka hujan karena makan mi dadak ketika hujan itu nikmat sekali!

Continue reading “Senin Kebasahan dan Sebab di Baliknya”

Islam · Opini

Apakah Shalat Kita Selama Ini Hanya Penggugur Kewajiban Belaka?

Judul di atas menjadi sebuah pertanyaan besar yang tentu harus dipikirkan oleh setiap muslim. 

Wow, kupikir ini adalah topik yang punya urgensi besar karena shalat adalah pondasi agama yang kita miliki, bahkan menduduki peringkat kedua dalam rukun islam setelah syahadat. Pernahkah kita mempertanyakan niat tersirat di setiap shalat kita (selain nawaitu sebelum takbiratul ihram)? Bagaimana shalat kita selama ini? Apakah selama hidup ini kita melaksanakan shalat sebagai bentuk menunaikan ibadah demi menyembah Allah, atau ternyata cuma pengguguran kewajiban saja?

source: https://pinterest.com/pin/364510163575380451/?source_app=android

Continue reading “Apakah Shalat Kita Selama Ini Hanya Penggugur Kewajiban Belaka?”

Cerita Fiksi

Fanfiksi: Tipe Cewek Favorit

Disclaimer: Scrambled ~We Are Scrambled!~ © Rosalina Lintang

Tidak ada keuntungan yang didapat dari tulisan ini kecuali kepuasan karena memenuhi hasrat menulis author yang sempat hilang.


Warning(s):
1. Alur mengikuti komiknya (bukan pakai alur di instagram komikus @lintankleen yang ceritanya lebih berkembang dan update, jadi yang cuma nyimak instagramnya dan nggak baca komiknya pasti merasa beda).
2. Visi masih ‘naksir’ Valent.
3. Belum ada Carmell (cemewewnya Filan―canon instagram) dan Altan (sahabatnya Carmell).
4. Hosea belum jadi pacarnya Visi (semoga Hos nggak nangis baca ini, HAHAHA).
5. Berusaha IC, tapi maaf kalau OOC. :”)


Di suatu hari ketika orang tidur tidak bisa melek, anggota band Scrambled sedang berkumpul untuk latihan. Band yang beranggotakan empat laki-laki berstatus individu itu (mereka tidak mau dibilang jomblo) latihan di studio musik pribadi milik Hosea, senpai* yang jago main drum dan―omong-omong―punya tinggi badan yang tidak mau mengalah dengan pohon. Visi, satu-satunya anggota perempuan yang menjadi manajer mereka, juga hadir di sana untuk menemani latihan nge-band Scrambled untuk penampilan di penutupan acara Green Week di sekolahnya. Niat lainnya adalah mengagumi kesempurnaan Valent (minus sifat pelupanya) dan menjadi objek gombalan Hosea yang terangan-terangan naksir padanya.

Continue reading “Fanfiksi: Tipe Cewek Favorit”

Jepang · Lainnya

Tabloid Halo! Jepang

“Kalian ada yang masih baca koran?” tanya salah seorang dosenku di kelas. 

Ingat dengan tabloid Halo! Jepang yang kumiliki (tabloid sama-sama surat kabar/koran, tapi berukuran lebih kecil), aku mengangkat tangan. Sang dosen melihat ke arahku (setidaknya itu yang kupikirkan), ia bertanya, tetapi ketika aku akan menjawab, malah teman yang di belakangku yang menjawab…. Sepertinya angkat tanganku tidak terlihat.

Oke, skip bagian mengenaskan itu.

Masih berhubungan dengan pertanyaan dosen, dulu eksistensi koran masih sangat kental. Ayahku saja pernah langganan koran Kompas setiap hari. Bahkan terkadang masih mau membeli koran lain ketika mampir ke kios kecil di pinggir jalan yang menjual majalah dan koran. Namun, ketika teknologi mulai datang secara nyata, kami sudah tidak pernah langganan koran lagi. Semua sudah pakai ponsel dan tablet pribadi. 

Mungkin itulah awal mulanya ada ‘tuduhan’ bahwa generasi milenial kini tidak lagi membaca koran asli. Jangankan membaca, bahkan menyentuh saja hanya ada segelintir anak muda saja yang melakukannya. Dan aku cukup amaze karena aku masuk ke dalam ‘segelintir anak muda’ yang baru saja kusebut. Semuanya karena tabloid Halo! Jepang yang selalu dikirim sebulan sekali ke rumah sejak dua tahun yang lalu.

Tabloid Halo! Jepang, jika mengutip tagline-nya, adalah titian informasi Indonesia – Jepang. Ada informasi tentang niaga, wisata di Jepang, tokoh inspiratif Jepang dan Indonesia, komunitas, pendidikan, budaya, kuliner, hingga tren terkini. Semua informasinya selalu yang berhubungan antara Indonesia dan Jepang.

Nah, bagian enaknya, aku tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk melanggannya (nanti akan kukasih tahu Cara Melanggan Gratis Tabloid Halo Jepang ).

Continue reading “Tabloid Halo! Jepang”

Curhat · Keluarga

Family Quality Time + Refreshing

Tahun ini ayah tidak lupa memberi hadiah ulang tahun kepada ibu (dikasihnha lewat dari tanggalnya sih), dan kali ini hadiahnya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang selalu barang, yaitu menginap semalam di hotel di Bogor. Karena anak-anaknya pada jomblo semua, kami merecoki hadiah ibu dan ingin diikutsertakan dalam liburan kecil itu. Kebetulan anak-anaknya ini punya masalah yang sama, yaitu penat. Kami butuh piknik untuk refreshing.

Berkat kegigihan kami dalam merayu, akhir minggu ini pun resmi menjadi family quality time, hehe. Kami menginap semalam di sebuah hotel di Bogor.

Continue reading “Family Quality Time + Refreshing”