#JumblingJuly2017 · Cerita Fiksi

Menonton Manusia

Cerita-Fiksi---Menonton-ManusiaKalau kata temanku yang biasa kupanggil KBBI, aku berfungsi untuk menyiarkan gambar dan suara. Terkadang aku membawa acara lagu hits masa kini, sesekali aku juga menyuguhkan berita terkini. Semua itu aku tampilkan dari wajah bening yang kumiliki.

Aku juga senang menghibur dengan segala acara komedi segala level, dari humor cerdas rasa internasional hingga humor jayus nan garing rasa tradisional. Sesuatu yang bernama manusia itu senang menghabiskan waktunya bersamaku. Segala aktivitas bersama diriku ia namakan sebagai kegiatan “menonton”. Aku selalu senang ketika menghabiskan waktu bersama manusia, karena hanya saat menontonlah ia tidak mengalihkan pandangannya dariku.

Seperti dunia milik kami berdua. Yang lain mengganggu saja.

Namun sayang, kini semuanya sering kali menjadi terbalik.

Continue reading “Menonton Manusia”

#JumblingJuly2017 · Cerita Fiksi

Putri Salju vs Nastar

Cerita-Fiksi----Putri-Salju-vs-NastarHari Raya Idul Fitri, begitu manusia menyebut hari bersejarah ini. Bagi klan kami, hari ini adalah awal dari pertarungan. Pertarungan yang ironis karena mengorbankan seluruh jiwa dan raga klan kami layaknya tumbal. Semakin anggota klan kami habis, semakin dekat kami menuju kemenangan.

Ditumbalkan kepada siapa?

Kepada sesuatu yang bernama manusia.

Continue reading “Putri Salju vs Nastar”

#JumblingJuly2017 · Cerita Fiksi

Memori Masa Lalu

Cerita-Fiksi---Memori-Masa-LaluDulu aku selalu bermain dengan gadis kecil itu, tapi kini ketika ia bukan gadis kecil lagi aku hanya ditaruh di pojok kamarnya

Dulu aku selalu dipeluk oleh gadis kecil itu, tapi kini ketika ia bukan gadis kecil lagi sudah ada orang lain yang memeluk dirinya.

Dulu aku selalu menjadi penghibur gadis kecil itu kala ia bersedih, tapi kini ketika ia bukan gadis kecil lagi keberadaanku tiada lagi memiliki arti.

Dan gadis kecil itu adalah kamu.

Continue reading “Memori Masa Lalu”

#JumblingJuly2017 · Cerita Fiksi

Kaleng Wafer

Cerita-Fiksi---Kaleng-WaferKetika hari Raya Idul Fitri, hari di mana semua manusia saling bermaaf-maafan, saat itulah aku―dan teman-teman satu spesiesku―justru dicap sebagai pemberi harapan palsu, atau disingkat PHP, oleh manusia.

Padahal … memangnya aku melakukan apa sih? Bergerak saja aku tidak bisa. Boro-boro memberi harapan, aku pun tidak memiliki kesempatan memilih isi untuk diriku sendiri.

Continue reading “Kaleng Wafer”

#NulisRandom2017 · Arsip Karya · Buku

#NulisRandom2017 – 027: Antologi “Fragmentasi Ciuman di Bawah Hujan”

Sebelumnya, tolong jangan berburuk sangka dulu dengan judul antologinya. Judulnya memang agak vulgar ya, tapi isinya nggak kayak judulnya kok. Serius. :”)
Ini buku antologi pertama yang ada karya tulisku (cerpen) di dalamnya. Rasanya bangga banget, apalagi ini cerpen pertama yang lolos sekian terbaik setelah berulang kali kalah lomba. Ditambah lagi, ini penghibur di kala aku saat itu (2011) lagi nunggu naskah novel yang masih digantungin. :”) Aku benar-benar bersyukur punya sedikit sifat keras kepala, terutama dalam mencapai suatu goal.

Continue reading “#NulisRandom2017 – 027: Antologi “Fragmentasi Ciuman di Bawah Hujan””