Doraemon dan Nostalgia

Siang tadi, aku pergi ke toko buku di dekat kampus bersama seorang teman. Awalnya dia kuajak karena aku mendapat promo makan bakso gratis mi ayam di retail restoran bakso yang ada di dalam toko buku tersebut, tetapi … yah, namanya juga sudah di toko buku, kurang lengkap rasanya kalau tidak berkeliling di bagian buku dan alat tulis.

Saat itulah, ketika berkeliling di rak-rak komik, kami berhenti di rak komik yang mengenang masa kecil kami, yaitu Doraemon.

Continue reading “Doraemon dan Nostalgia”

Advertisements

Novel Pertama

Novel-PertamaBagaimana bisa aku melewatkan salah satu benda yang menyimpan kesan paling besar di dalam hidupku ini? Benda itu adalah sebuah buku, novel fiksi untuk remaja muda yang sedang dalam masa pencarian jati diri—pun aku ketika sedang menggarap naskah novel itu.

Dan, ya, buku itu adalah novel pertamaku.

Continue reading “Novel Pertama”

Antologi: Fragmentasi Ciuman di Bawah Hujan”

Sebelumnya, tolong jangan berburuk sangka dulu dengan judul antologinya. Judulnya memang agak vulgar ya, tapi isinya nggak kayak judulnya kok. Serius. :”)

Ini buku antologi pertama yang ada karya tulisku (cerpen) di dalamnya. Rasanya bangga banget, apalagi ini cerpen pertama yang lolos sekian terbaik setelah berulang kali kalah lomba. Ditambah lagi, ini penghibur di kala aku saat itu (2011) lagi nunggu naskah novel yang masih digantungin. :”) Aku benar-benar bersyukur punya sedikit sifat keras kepala, terutama dalam mencapai suatu goal.

Continue reading “Antologi: Fragmentasi Ciuman di Bawah Hujan””