#AksaraAgustus2017 · Curhat

Good Bye and Welcome

Detik-detik bergantinya bulan baru di tahun Masehi. Setiap berada di penghujung bulan, yang terucap di lidah selalu kata, “tidak terasa, ya!”

Padahal, sebulan penuh ini kita punya banyak cerita yang menyimpan berbagai rasa; baik senang, sedih, kalut, jenuh, maupun takut. Dan Agustus tahun ini sudah habis masanya, ia harus pergi selama sebelas bulan lamanya untuk bertemu lagi di kesempatan yang lain.

Selamat tinggal, Agustus. Kuharap kita masih bisa bertemu tahun depan.

Lalu untuk September, selamat datang. Dari titik ini aku sudah melihat tagihan desain kepanitiaan yang melambai-lambai, juga tugas-tugas kuliah yang berlari mengarah ke mari. Bulan yang penuh kesibukan kepanitiaan; bulan pertama kuliah semester ganjil; bulan adaptasi kampus lagi; bulan penuh rapat.

Sedih karena Agustus diakhiri dengan tugas kepanitiaan dan kuliah yang datang bersamaan. Namun, kabar baiknya, di penghujung Agustus ini sudah ada Idul Adha yang siap menyambut di gerbang September.

Yup, tanggal 1 September besok (yang tinggal beberapa menit lagi) adalah hari Idul Adha. Lebaran lain yang juga tidak kalah ramai dengan lebaran Idul Fitri. Sanak keluarga berkumpul, undangan silaturahim berdatangan, makanan enak dikeluarkan, dan yang paling membahagiakan adalah … hari Idul Adha jatuh pada hari Jumat.

Semi-long holiday!

Yah, tapi tidak ada kata libur untuk tagihan tugas kepanitiaan … dan sialnya, itu juga untuk tugas kuliah. :”)

.

.

yang maso lagi,

Depok, 31 Agustus 2017

Advertisements
#AksaraAgustus2017 · Curhat · Hobi

Sudut Pandang Tukang Gambar

mengot /mé·ngot/ a erot; tidak lurus; serong; miring

Kalau dilihat-lihat lagi, ternyata aku jarang menggambar sebagai hobi, tapi lebih karena tuntutan “kewajiban”. Entah karena tergabung dalam kepanitiaan bagian visual, entah karena masuk ke dalam divisi organisasi bidang visual kreatif atau sejenisnya. Itulah kenapa aku lebih cocok disebut Tukang Gambar, orang yang sering kebagian kerjaan menggambar.

Continue reading “Sudut Pandang Tukang Gambar”

#AksaraAgustus2017 · Curhat

Di Balik Sebuah Kausa

kausa /kau·sa/ n sebab yg menimbulkan suatu kejadian: secara kriminologis dikatakan bahwa kemiskinan merupakan faktor yg mendorong, tetapi bukanlah — yg menentukan.

Terkadang, aku sering mempertanyakan dari mana saja para followers yang muncul di notifikasi media sosialku itu berasal. Dan yang paling membuatku penasaran adalah:

“Apa kausa mereka hingga ujug-ujug memutuskan untuk ‘mengikuti’-ku?”

Continue reading “Di Balik Sebuah Kausa”

#AksaraAgustus2017 · Lainnya

Indonesian Fanfiction Awards 2017

komplimen /kom·pli·mén/ n penghargaan; pujian.

Indonesian Fanfiction Awards, atau biasa disingkat IFA, adalah sebuah ajang penghargaan bagi fanfiksi berbahasa Indonesia. Dengan mengusung slogan “Majukan fanfiksi berbahasa Indoneaia”, IFA hadir untuk memberi komplimen berupa visual dan sertifikat dengan nama pena serta judul karya yang lolos. Saat ini cakupan penilaiannya masih di tiga website saja: Fanfiction.NetArchive Of Our Own, dan Infantrum.

Sebelum membahas IFA lebih jauh, mungkin aku bakal menyinggung sedikit tentang fanfiksi.

Continue reading “Indonesian Fanfiction Awards 2017”

#AksaraAgustus2017 · Keluarga

Senjata Makan Tuan

cerap /ce·rap/ a acuh; memperhatikan: kurang –; tidak –;

/men·ce·rap/ v 1 memperhatikan; menaruh minat kpd; 2 menerima sesuatu dl hati (mengambil inti sari dr suatu kejadian dsb) dng indra (spt penglihatan, pendengaran); menanggap;

/ter·ce·rap/ v dapat dicerap dng indra;

/ce·rap·an/ n sesuatu yg dicerap atau yg diterima dng indra; tanggapan: ~ penglihatan thd suatu benda mengakibatkan timbulnya kata: panjang, pendek, besar, kecil, dsb;

/pen·ce·rap·an/ n proses, cara, perbuatan mencerap.

Jangan remehkan kehebatan daya cerap anak kecil, atau kamu akan senjata makan tuan.

Continue reading “Senjata Makan Tuan”

#AksaraAgustus2017 · Curhat · Kutipan · Opini

Arti Lelahmu

lejar /le·jar/ ark a sangat penat; sangat capai.

ayal /a·yal/ a 1 lambat; laun: datanglah segera jangan — lagi; 2 bimbang; ragu-ragu: tak — lagi, ia memang guruku;

berayal-ayalan /ber·a·yal-a·yal·an/ v berlambat-lambat; bertangguh-tangguh

Ada kalanya ketika aku lejar dengan realita yang kuhadapi. Lantas kemudian mengeluhkan kesah pada teman. Sekadar melepaskan penat, lalu menjadi sedikit lebih baik dari sebelumnya.

Baru beberapa jam yang lalu aku mengumbar rindu pada teman. Teman menulis yang kukenal di media sosial, tiga tahun lebih muda. Selepas mengumbar rindu, aku mengadu tentang jiwaku yang sedang lejar.

Lantas ia berkata:

“Kalau lelah, berarti sedang memperjuangkan sesuatu. Keep your head up.

Continue reading “Arti Lelahmu”

#AksaraAgustus2017 · Curhat · Pojok Visual

Menghibur Diri Sendiri

sporadis /spo·ra·dis/ a 1 Bio keadaan penyebaran tumbuhan atau penyakit di suatu daerah yg tidak merata dan hanya dijumpai di sana sini; 2 tidak tentu; kadang kala; kadang-kadang: secara — kedua sahabat lama itu masih bertemu.

Aku sering menebar fakta di banyak tulisanku bahwa aku suka menulis. Bahkan, rasa sukaku itu terlihat jelas dengan betapa berusahanya aku mengisi blog ini sehari satu tulisan―walaupun ada yang bolong sih, hehe. Saking seringnya, aku sampai jarang menyinggung bahwa aku juga suka menggambar.

Tidak sebesar rasa sukaku dengan menulis memang, tapi aku suka dan bisa menggambar. Sejujurnya, aku lebih dulu suka menggambar daripada menulis.

Continue reading “Menghibur Diri Sendiri”

#AksaraAgustus2017 · Permainan

Game: Raft Survival 3

mandam /man·dam/ v 1 berasa pusing krn mabuk; mabuk: — seperti mabuk kepayang; 2 ki terlampau asyik: — dalam percintaan;

Mandam yang kupakai di sini adalah mandam yang kedua, yaitu terlampau asyik

Dan inilah yang membuatku mandam hingga lupa waktu dan lupa menulis untuk #AksaraAgustus2017 yang kemarin.

Yes. Sebuah permainan di ponsel yang baru kali ini membuatku benar-benar mandam. Pas mengecek jam, tahu-tahu sudah besok. Baru ingat kalau belum nulis. Huft. Sebagai ganti lupa menulis karena bermain, menulis game review dari Raft Survival 3 rasanya menarik juga.

Dan sepertinya ini akan panjang. Silakan kebijakannya untuk meneruskan atau meninggalkan. Kebosanan nggak ditanggung, tapi bisa saja jadi tiba-tiba pingin main juga. Hehe.

Continue reading “Game: Raft Survival 3”

#AksaraAgustus2017

Mengalah pada Kecoa

nanap /na·nap/ v 1 terbuka lebar-lebar (tt mata); melihat dng mata tidak berkedip; terbeliak: matanya sedang — menatap ke depan; perempuan tua itu menatap anaknya yg pingsan dng — dan bersimbah air mata; 2 Jk terkejut: dia — dr tidurnya;

menanap /me·na·nap/ v memandang dng mata terbeliak; melihat dng teliti: hatinya sedih dan geram ~ seluruh ruangan yg sudah diacak-acak pencuri.

Mungkin orang melihat bahwa hanya butuh seekor kecoa untuk membuatku menanap, lalu aku menyingkir segera dari area yang dijangkau serangga berwarna cokelat yang mirip buah kurma itu.

Mungkin orang lain menganggap bahwa hanya butuh seekor kecoa untuk membuatku yang sedang santai tiba-tiba nanap ketika makhluk kecil itu lewat di dekat kaki. Lantas aku terjengkang, lalu bergeser menjauh. Takut kalau ia mendadak mengaktifkan mode terbangnya.

Tolong catat. Aku adalah manusia yang selalu berusaha positive thinking.

Tidak. Aku tidak takut. Aku hanya mengalah dari makhluk kecil itu serta menghindari kontak tubuh dengannya.

:”—–)

.

.

yang baru saja dikejutkan kecoa di dapur

Depok, 10 Agustus 2017