Cerita Selingan

Adik dan UN

Ada sebuah konversasi di hari Sabtu. Tepat dua hari sebelum momen krusial bagi anak kelas 12, termasuk adik laki-lakiku, ibu bertanya pada anak bungsunya itu sebagai salah satu bentuk perhatian sekaligus basa-basi sebelum memberi wejangan semangat.

Ibu: Jadi, gimana? Hari Senin UNnya apa? 😊

Adik: Belum tahu.

Ibu: …. 🙂

Aku: 😀

Begitulah, jadi adikku dengan mudahnya menjawab begitu, padahal UN sudah di depan mata. 😂 Mungkin UN terakhir di hidupnya ini tidak dianggap krusial di antara seluruh episode-episode hidupnya. Entahlah. 😅


… beberapa detik setelah keheningan yang janggal, adikku menyahut lagi.

Adik: Hari pertama palingan bahasa Indonesia.

(( palingan ))

Advertisements
Cerita Selingan

Roti Salman

Ibu: Tadi Mama beli roti salman tuh.

Aku: Roti Salman?

Ibu: Iya, yang gepeng itu lho.

Aku: … roti maryam kali? 🤔

Ibu: Oh iya. 😀 Anggap aja Salman itu versi cowoknya, hehe.


(( versi cowoknya )) 🙂

Cerita Selingan

Capcin

Aku: Duh, butuh penyemangat UTS. Capcin* kayaknya enak, nih. #kodemaksimal

Ibu: Lima ribu kan harganya? Ya udah, beli aja. (kemudian ngasih Rp50.000)

Aku: WOOHH.

Ibu: Itu uangnya sama beli kuotanya adikmu, ya.

Aku: 😕 Emang harga kuotanya berapa?

Adik: 48.000.

Aku: Terus, sisa buat capcinnya berapa…?

Ibu: Nggak ada, hehe.


(( hehe )) ceunah**. 🙂

Tapi akhirnya dibeliin sih, hehe. Jadinya semangat lagi. 💪

.

.

*cappucino cincau

**katanya (B. Sunda)

Cerita Selingan

Motivasi Pengin Stres

Sebuah konversasi di surel dengan teman SMP yang lama tak bersua.

Teman: Aku sekarang seminggu cuma masuk dua kali. Bahkan kemarin tidur siang 3 jam.

Aku: Apa-apaan itu tidur siang 3 jam? Itu tidur malamku. (; ・`д・´)

Teman: Situ banyak kerjaan, ya? Aku dong, nggak ada apa-apa.

Aku: Iya nih. Bahkan, entah apa motivasinya aku malah ikut dua organisasi semester ini. :”)

Teman: Motivasi pengin stres kali kamu, kan ada yang begitu. :v

Aku: O … ke.

Cerita Selingan

Gara-gara Iklan

Ibu: *diam* *mainin ponsel Ayah*

Aku: *diam* *mijitin Ibu*

Ibu: Tutuplapak cincayy…. (tiba-tiba nyanyi dengan suara pelan)

Aku: …. Kalau nggak salah liriknya ‘tutuplapak emang cincay’.

Ibu: Tutuplapak emang cincayy.

Ibu+Aku: Harga santayy, kagak lebayy.

Aku: Dinego aja sayy.

Ibu: Pasti bisa sayy.

Aku: Dinego sampai … ocay atau apa gitu liriknya. Lupa.

Aku: … ngomong-ngomong kenapa jadi nyanyi ginian, ya….

.

.

p.s. bukan endorse

p.s.s. nama brand sengaja diplesetkan di sini, hahaha.

Cerita Selingan

Di Sayang

Suatu masa ketika aku masih kuliah di salah satu kampus di Jatinangor. Ada dialog yang muncul di sebuah grup chatting teman main di kelas.

Teman N: Kamu udah di mana? Bentar lagi Bapak (dosen) masuk nih.

Teman I: Aku masih di sayang nih.

Aku: Ciye disayang siapa tuh?

Teman I: Di jalan sayang pin. -_-

Cerita Selingan

Positive Thinking

Suatu hari kami sekeluarga sedang dalam perjalanan pulang setelah menghabiskan akhir minggu di mall. Tepat ketika akan berbelok ke perumahan, mobil kami terhenti karena macet. Kemudian ada mobil di belakang kami yang mengklakson dengan tidak sabaran.

Ibu: Tan tin tan tin mulu, udah tahu di depan macet, kok nggak sabaran….

Aku: Mungkin dia kebelet.

Ibu: (ketawa) Bisa jadi, ya.

#berpikirpositif