Cerita Selingan

Jatuh

Ibu: Mana oleh-oleh kain sasirangan* yang Mama titip waktu itu?

Aku: Nih. Bahannya semi sutra gitu, jadi jatuh.

Ibu: Ohh, bahannya jatuh, ya. Eh, jatuh. *pura-pura kainnya jatuh*

Aku: … aku baru pulang lho ini.

*Kain Sasirangan: Kain adat suku Banjar di Kalimantan Selatan

Cerita Selingan

Singkatan dari SD

Tadi siang mampir ke SD untuk menjemput adik sepupu yang kelas 1 SD bersama ibunya―tanteku. Karena harus menunggu sebentar, si Tante membeli mainan untuk anaknya yang paling kecil di Abang-abang mainan depan sekolah.

Tante N: Kok aku jadi pingin beli mainan juga.

Aku: Ih, nggak inget umur….

Tante N: Lhoo, aku kan masih SD.

Aku: Iya iya, SD … Sudah Dewasa.

Cerita Selingan

Adik Sepupu

Ceritanya sepupuku yang usianya 3 dan 6 tahun kejar-kejaran sambil ketawa sampai bikin telinga pengang, kemudian si Adik yang kebanyakan ketawa pun jadi hoek-hoek mau muntah.

Tante N: Ayo cepat ke kamar mandi!

Si Adik: *muntah* Udah, Nda.

Tante N: Kakak, kamu yang siram. Tanggung jawab.

Si Kakak: Aduuuuh. *ngeluh tapi nyusulin  juga* Dek, kamu muntahnya gambar apa?

(( muntahnya gambar apa ))

Kemudian aku dan bundanya cuma bisa ketawa sampai nangis.

Cerita Selingan

Lilin

Adik: Fisika tuh ada banyak di kehidupan ya.

Aku: Iya. Mobil merosot di jalan turunan aja ngitungnya pakai fisika.

Adik: Iya. Lampu juga fisika kan? Coba deh kalau nggak ada fisika, jadi nggak ada lampu, gimana?

Aku: Ya hidupin lilin aja atuh.

Adik: ….