Curhat, Opini

Kucing Liar Berbulu Ras

Di gang rumahku, ada 2-3 ekor kucing liar. Namun, dia bukan kucing liar domestik aka kucing kampung, tapi kucing ras berbulu lebat. Salah satunya adalah kucing berbulu oren pucat yang dua hari ini mengunjungi rumahku.

Continue reading “Kucing Liar Berbulu Ras”

Advertisements
Opini

Fitur Search Button di Blog Posts

Tanggal 18 Juni lalu aku baru membuat tulisan tentang update WordPress. Update paling ‘berkesan’ karena cukup sinkron dengan permintaanku di ulasan aplikasi mereka. ‘Kan senang ya, kayak di-notice gitu, hehe. Tapi, sebenarnya aku sempat ngebatin terkait penambahan fitur search button (tombol pencarian) yang secara spesifik kusebutkan dalam ulasan. Menurutku, fitur itu bakal sangat berguna.

Nah, tanggal 15 Juli kemarin ternyata mereka update lagi. Coba tebak, apa update-nya?

Search button di menu blog post!

Continue reading “Fitur Search Button di Blog Posts”

Curhat, Opini

Sebenarnya…

Ketika isi blogku tampak adem ayem damai sentosa, sebenarnya aku juga kerap lelah dengan segala keributan di dunia maya.

Hanya saja, saking lelahnya, aku jadi malas menanggapi, hahaha.

Pada dasarnya, aku memang tidak suka berdebat. Jika ada keributan antarkelompok, aku cenderung diam. Jadi penonton. Kadang sikap ini tampak salah, tapi juga bisa jadi langkah yang tepat. Aku tidak suka terlibat dalam konflik, memang. Apalah aku yang ingin hidup damai sentosa, tetapi kenyataan tidak mengabulkannya begitu saja.

Saking seringnya―tanpa sengaja―melihat perdebatan dua kelompok, kadang aku bertanya-tanya dalam hati. Mereka tidak lelah ya saling gontok-gontokan seperti itu? Aku yang melihatnya saja lelah.

Suatu ketika aku juga merasa bersalah dengan sifat pasifku ini. Namun, berhubung aku tipe orang yang mikiran, tidak baik ketika perasaan bersalah itu tetap kusimpan. Memikirkan mana yang benar; kemudian jadi berlanjut, benar menurut siapa? Aku atau orang lain? Jadi, sebelum pikiran itu berkepanjangan, aku menyimpulkan bahwa mungkin cara hidupku memang begini. Pasif. Aku tidak cocok untuk terlibat dalam hal pelik yang berkonotasi negatif. Berada di lingkaran kenegatifan akan memengaruhi jasmani dan rohaniku. Maka, biarlah jika dalam panggung dunia ini peranku hanya figuran semata.

Tulisan kali ini terlalu acak, ya? Entah mengapa hanya ingin menuliskan isi pikiran. Siapa tau setelah ditulis begini, aku tidak begitu memikirkannya lagi. 😌

.

Depok, 8 Mei 2019

Lempar Prompt Bareng Rana (Februari 2019), Opini

Terkadang, Nekat Itu Perlu

Hari ini giliranku melempar prompt. Sempat berkelana di KBBI, lalu memutuskan prompt hari ini adalah kenekatan yang berbuah manis.

Aku akan bicara dalam konteks nekat dalam perlombaan. Sering sekali kutemui ada yang batal ikut lomba gara-gara tidak pede duluan. Ada juga yang enggan berupaya karena garis matinya sudah mepet.

“Aku takut karyaku dinilai jelek sama jurinya,” kata seseorang.

“Sudah jam segini, memangnya aku masih keburu ikut lombanya?” tanyanya, masih dengan orang yang sama.

Kupikir itu beberapa contoh kebanyakan mikir karena takut mendapat kegagalan, lantas memilih untuk menyerah saja. Takut mencoba, tidak mau nekat.

Continue reading “Terkadang, Nekat Itu Perlu”

30 Hari Bercerita (2019), Opini

Quinque Fruges

Fruges dalam bahasa Latin artinya buah-buahan, Quinque artinya lima (kalau salah, tolong komplain ke Google Translate). Sengaja pakai bahasa Latin biar nambah wawasan juga. Alasan aslinya sih karena judul “5 buah favorit X” akan sangat pasaran dan aku sedang tidak ada ide, jadilah (sok) pakai bahasa Latin, hehe. :”)

Kali ini aku mau memenuhi 1 dari 10 tema tantangan menulis dari Mbak Ainhy, yaitu “lima buah-buahan yang disukai”.

Continue reading “Quinque Fruges”